HOME

Wednesday, May 18, 2011

Bali Holiday Travel and Accommodation

Here is a short bit of information on Bali holiday adventures. Me and the family has been to Bali 4 times in the last three years and have always had the most exiting time in Bali. We have had some great experiences including some not so pleasing one's also.

One i can think of was when we visited the Bali safari park when my wife, son who was then 3 and my daughter who was 2 were having a photo taken with an orangutan which after were going to view the pictures taken when my little son slipped down the step and tumbled fore head first in to a post his face was absolutely covered in blood, the guide as me if he could pick him up and run to the first aid room with him. So i raced of following the worker of the Bali Safari park with my son and had his head all cleaned up and bandaged. I must say the staff did a great job of trying to look after my son.

We generally stay at the beach resorts which are always friendly and family orientated. The Jayakarta is a favorite as we have now stayed there on two visits to Bali and are planning to stay there for our next trip in 2011. Bali beach accommodation seems to be the preferred selection in my view as this is where i prefer to stay when visiting Bali. There is always friendly people everywhere you look, we have met some of the greatest people who we now call friends and keep in regular contact with.

There is so much Bali holiday accommodation available to choose from. Bali hotels and villas seem to be the most popular by far.

The Bali beach hotels seem to do a roaring trade and are also one of my favorites. When looking for bali holiday accommodation there are a number of factors you should be thinking of :

1. What are you looking to be doing on your holiday? are you looking to be staying in the resort or hotel quite a bit maybe lazing around the pool.
2. Do you like the fast living or do you just intend on taking it easy? There are numerous activities you can be doing in Bali, Surfing, Diving, Doing the slides at Water Bom Park, Visiting Ubud and the monkey forest or mabee having lunch at the volcano whatever the holiday you are on you can find a world of tours and activities.

I also love the beach and sitting down at one of the beach bars in the afternoon for a few quiet ones while the wife gets a pedicure and does a little bargaining and the kids are playing in the sand. You always end up in a group talking about your travels while we all are watching the sun go down.

If you like shopping then there is plenty of supermarket and shopping centres and you won't be able to miss the thousands of stalls selling products, clothing, ornaments and plenty more. I hope to fill you in on the next post.
So next time you are looking t

This article was written by Andrew Green who enjoys his long and short holidays wether it be overseas or around my own land called Australia. Keep Travelling.


Sunday, December 12, 2010

Bali Surfing Holidays



guest post by Paige Green


Surfers swarm to Bali year round in search of the perfect wave. With its warm waters and consistent breaks, Bali remains a top Indonesian and world surfing destination. Whether you stay in Bali or use it as a starting point for a wider Indonesian surf tour, Bali has over 20 top quality breaks, mainly on the southwest and southeast coasts of the island and the Bukit Peninsula. The beauty of surfing in Bali is that there is a wave to suit everyone, from beginners to experienced big wave riders. Bali is also not solely a surf destination. If the ocean’s flat, there are plenty of other attractions to keep you occupied!

If you’re interested in a Bali surf holiday, here’s a rundown of where you’ll find different levels of waves.

Experienced

The breaks of Uluwatu (top photo) and Padang Padang are the most notoriously difficult and dangerous Bali waves, and located on the Bukit Peninsula. Uluwatu offers surfers a fast, long and hollow break that falls over a very shallow reef. Getting to the Uluwatu wave is an adventure in itself - surfers must get down the cliffs and emerge through the spectacular caves (photo right). In the monsoon season, the Uluwatu wave can reach 15 feet. Combined with its sharp drop, it should only be attempted by those aware of the dangerous conditions. Referred to as ‘Bali’s Pipeline’, Padang Padang has surprising ferocity and huge barrels. The sharp, shallow reef means that a wipeout can have serious implications. Padang Padang should not be attempted at low tide, and only surfed by cautious and experienced surfers.

Intermediate

One of the best places in Bali for surfing intermediate and friendly waves is Belian Beach. Located on the west coast of Bali, Belian Beach offers friendly left and right breaks that are more forgiving than other Bali surf spots. Nusa Dua (photo), a stretch of the Eastern Coastline, also offers intermediate level left and right waves. Nusa Dua is also home to some of Bali’s most expensive resorts, so you can treat yourself to some pampering and air conditioned luxury after a hard day of surfing!

Beginner

Kuta (photo) and Legian Beach breaks are Bali’s best waves for beginners. At Kuta, surfing beginners can take advantage of the many surfing schools, stores, and rentals in the area. Kuta’s waves are friendly and consistent, making it the perfect place to learn to surf. Legian Beach, on Bali’s southwest coast, also offers good beginner surfing conditions. At Kuta and Legian Beach, surfing is not the only attraction. If you decide it’s not for you, then there are plenty of shops, bars and vendors to keep you busy!

Bali can be surfed year-round, making it the ideal surf destination. Add to this the affordability of travelling to and within Bali, the warm weather and the number of other entertainment and cultural attractions, and it’s easy to see why Bali remains a top surf and holiday destination. If you’re a student, travel to Bali is within your means. Cheap flights to Bali depart from a number of Australian cities. If you’re chasing that perfect wave, then Bali holidays could be the answer!

Friday, November 19, 2010

Pantai eksotis Bulukumba

Kenangan itu rasanya masih lengket di benak saya. Ketika itu, pada 1993, saya bersama kawan-kawan satu angkatan di Jurusan Teknik Mesin Unhas Makassar berwisata ke pantai eksotis yang terletak di ujung selatan Provinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba.

Rombongan kami berangkat dengan menyewa bis dari Makassar. Pantai Bira terletak sekitar 40 km dari Kota Bulukumba, atau 200 km dari Kota Makassar. Perjalanan dari Kota Makassar ke Kota Bulukumba dapat ditempuh menggunakan angkutan umum berupa mobil Kijang, Panther atau Innova dengan tarif sebesar Rp 35 ribu. Selanjutnya, dari Kota Bulukumba ke Tanjung Bira dapat ditempuh menggunakan mobil pete-pete (mikrolet) dengan tarif berkisar antara Rp8000- Rp 10 ribu. Total waktu perjalanan dari Kota Makassar ke Tanjung Bira sekitar 3,5-4 jam. Tarif masuk ke lokasi Pantai Bira sebesar Rp 5000/orang. Jadwal penerbangan ke Makassar dari kota-kota besar di Indonesia cukup sering, sehingga bukanlah hal sulit bila Anda berminat berkunjung ke surga tropis di Bulukumba ini.

Begitu tiba di sana, saya langsung merasakan kehangatan pantai. Aroma laut yang dihembuskan angin sepoi-sepoi serta pasir pantai yang putih, bersih dan lembut laksana tepung langsung membuat saya jatuh cinta di pandangan pertama pada pantai destinasi wisata turis mancanegara maupun lokal untuk berlibur ini.


Saat petang menjelang, bersama kawan-kawan, saya bermain bola di atas hamparan pasir putih ditemani cahaya mentari yang perlahan meredup menuju tempat peraduannya. Keindahan senja begitu terasa memukau dari pesisir tempat kami berdiri. Saya berdecak kagum menyaksikan keindahan alam yang menakjubkan itu. Di kejauhan, matahari tenggelam perlahan menyemburatkan cahaya jingga yang membias lepas di hamparan laut. Nampak dua perahu nelayan berlayar di kejauhan kian menambah kontras keindahan.

Kawasan wisata Pantai Tanjung Bira dilengkapi berbagai fasilitas, seperti restoran, penginapan, villa, bungalow, dan hotel dengan tarif mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 600 ribu per hari. Di tempat ini juga terdapat persewaan perlengkapan diving dan snorkeling dengan tarif Rp 30 ribu. Bagi pengunjung yang selesai berenang di pantai, disediakan kamar mandi umum dan air tawar untuk membersihkan pasir dan air laut yang masih lengket di badan.

Bagi pengunjung yang ingin berkeliling di sekitar pantai, tersedia persewaan motor dengan tarif Rp 65 ribu. Di kawasan pantai juga terdapat pelabuhan kapal ferry yang siap mengantarkan pengunjung yang ingin berwisata selam ke Pulau Selayar.

Malam harinya, saya tak melewatkan waktu menikmati malam di Pantai Biru dengan menyusurinya tanpa alas kaki. Sensasinya terasa berbeda ketika kaki dilangkahkan di atas pasir yang lembut seraya menikmati debur ombak menerpa bibir pantai. Setelah itu kami mampir di sebuah rumah makan, dan di sana kami dengan lahap menyantap hidangan makan malam menggiurkan; ikan bakar dan sajian makanan laut khas Bulukumba.

Pagi harinya, saat matahari ramah menyapa dan cahayanya memantul cemerlang di laut yang biru jernih, saya langsung tergoda untuk berenang dan melewatkan waktu lebih panjang menikmati pesona surga di Bulukumba ini. Beberapa kawan saya memilih untuk menyelam dan menyaksikan keindahan terumbu karang di sekujur garis pantai Bira ini. Sungguh sangat menyenangkan!

Nah, Anda juga tertarik ingin menikmati pesona pantai eksotis ini?

Danau cantik dari Bencana

Tak lengkap rasanya jika Anda berkunjung ke Sumatera Utara tidak mampir sejenak ke Danau Toba, danau vulkanik yang merupakan danau terbesar di Indonesia, bahkan Asia Tenggara. Pesona eksotisnya berupa hamparan danau luas laksana lautan dengan pepohonan rindang dan perbukitan yang menawan. Danau ini berukuran 1700 meter persegi dengan kedalaman kurang lebih 450 meter dan terletak 906 meter di atas permukaan laut, di tengah danau terdapat Pulau Samosir yang tak kalah menariknya menjadi objek kunjungan wisata.


Dalam kunjungannya pada 1996, Pangeran Bernard dari Belanda bahkan menyatakan kekagumannya pada panorama indah danau ini. “Juallah nama saya untuk danau ini. Saya tak dapat melukiskan betapa indahnya Danau Toba,” katanya antusias.

Ada tujuh kabupaten di sekeliling danau, yakni Simalungun, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Dairi, Karo, dan Samosir yang memiliki panorama alam indah dan menjadi lokasi tujuan wisata. Umumnya wisatawan menikmati keelokan Danau Toba dari Parapat di Simalungun dan Tuktuk Siadong di Pulau Samosir.

Diperkirakan Danau Toba terjadi saat ledakan sekitar 73 ribu-75 ribu tahun lalu dan merupakan letusan super volcano (gunung berapi super) yang paling baru. Bill Rose dan Craig Chesner dari Michigan Technological University memperkirakan bahwa bahan-bahan vulkanik yang dimuntahkan gunung itu sebanyak 2.800 km³, dengan 800 km³ batuan ignimbrit dan 2.000 km³ abu vulkanik yang diperkirakan tertiup angin ke barat selama dua minggu.
Debu vulkanik yang ditiup angin telah menyebar ke separuh bumi, dari Cina sampai ke Afrika Selatan. Letusannya terjadi selama satu minggu dan lontaran debunya mencapai 10 km di atas permukaan laut.

Kejadian ini menyebabkan kematian massal dan, pada beberapa spesies, juga diikuti kepunahan. Menurut beberapa bukti DNA, letusan ini juga menyusutkan jumlah manusia sampai sekitar 60% dari jumlah populasi manusia bumi saat itu, yaitu sekitar 60 juta manusia. Letusan itu juga ikut menyebabkan terjadinya zaman es, walaupun para ahli masih memperdebatkannya.
Setelah letusan tersebut, terbentuk kaldera yang kemudian terisi oleh air dan menjadi yang sekarang dikenal sebagai Danau Toba. Tekanan ke atas oleh magma yang belum keluar menyebabkan munculnya Pulau Samosir. Ketika menikmati keindahan danau ini, Anda mungkin tak membayangkan bahwa pesona yang terjadi berasal dari bencana dahsyat letusan gunung berapi yang mendatangkan ketakutan dan kengerian ketika itu.
Perjalanan darat ke Danau Toba, tepatnya ke Parapat, memakan waktu empat sampai lima jam dari Medan. Tersedia bus atau travel yang langsung menuju Parapat. Rutenya melewati Lubuk Pakam, Tebing Tinggi, dan belok ke arah Pematang Siantar. Sepanjang perjalanan, kita disuguhi panorama perkebunan kelapa sawit dan karet.

Apabila menggunakan kereta api, dari Medan pilih rute menuju Pematang Siantar. Dari sini perjalanan dilanjutkan menggunakan bus ke Parapat. Waktu tempuhnya satu jam.


Untuk tempat menginap dan tinggal lebih lama menikmati keindahan Danau Toba, tersedia banyak hotel dan penginapan. Di Parapat, sedikitnya ada 900 kamar hotel berbagai jenis, mulai dari bintang empat hingga homestay, di Tuktuk juga tak berbeda. Baik di Parapat maupun Tuktuk, wisatawan dapat langsung menikmati danau dari pinggirannya. Tarif hotel di Tuktuk dan Parapat bervariasi, sesuai tipikal turis yang datang. Mulai dari Rp 30 ribu hingga Rp 500 ribu per malam tergantung tipe hotel.

Sebuah perusahaan travel bahkan menawarkan menikmati keindahan Danau Toba dari udara, yakni menggunakan paralayang. Setiap wisatawan diberi kesempatan terbang menggunakan paralayang dari kawasan pegunungan Tongging, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara. Bagi para wisatawan yang ingin mencoba paralayang akan ditemani seorang instruktur berpengalaman, namun tentunya penentuan bisa terbang atau tidak tergantung pada kondisi cuaca dan angin.

Tidak hanya itu, menikmati keindahan matahari terbit dan terbenam bisa Anda nikmati dari pesisir danau. Dari dataran tinggi Karo di sebelah utara, keelokan danau terlihat memanjang dipandang dari Sikodonkodon. Namun, hanya ada satu resor di sini. Di sisi barat, pemandangan danau dan Pulau Samosir dapat dengan sempurna disaksikan dari Tele. Ada gardu pandang di ketinggian sekitar 1.000 meter dari permukaan laut untuk menikmati senja di Danau Toba.
 

Friday, October 15, 2010

Danau Maninjau,Sumatera Barat

Angin berhembus semilir di kabupaten Agam. Hawa sejuk pun menjamah tubuh dengan penuh kelembutan. Sementara itu keindahan alam makin terasa tatkala kemegahan gunung yang terhampar tegar di wilayah kabupaten yang beribukotakan Lubuk Basung ini, terhampar penuh pesona.

Sebagai daerah yang terletak pada posisi yang strategis dalam wilayah propinsi Sumatera Barat, banyak menyimpan berbagai potensi keindahan alam dan budaya, Natural and freshly, serta kegiatan seni dan budaya yang unik dan menarik merupakan salah satu yang dapat dibanggakan apalagi didukung oleh kultur masyarakat rang Agam yang ramah-ramah.

Menunjang kepariwisatawan di Kabupaten Agam selain ditemukan keindahan alamnya tidak bisa terlupakan adalah kenangan yang termasuk didalamnya, kerajinan rakyat dan hasil berbagai kelompok yang bersifat kerajinan tradisional yang masih memakai hand made buatan tangan baik tenun bordir, sulaman, pandai besi, perak, emas secara apik dan indahnya bukan main yang secara turun temurun dikerjakan oleh anak nagari.

Keseluruhan obyek wisata dapat dijangkau dengan jaringan transportasi untuk kemudahan mencapai kunjungan, sehingga dalam perjalanan daerah tujuan wisata akan ditemui kondisi alamnya, (gunung, bukit, lembah, dataran dan danau serta pantai), di dukung pula oleh pemanfaatan lahannya yang dapat menciptakan begitu banyak panorama alam yang sangat indah dan sangat mudah ditemukan dan terlihat dari jalan raya utama yang dilewati.

Saat ini, objek wisata yang paling banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara adalah Puncak Lawang yang berada di atas ketinggian ± 1.210 m diatas permukaan laut. Pada zaman penjajahan Belanda. Puncak Lawang sudah dijadikan sebagai tempat peristirahatan bagi kaum bangasawan Belanda saat itu. Dari sini kita dapat menikmati kawasan Danau Maninjau dan juga Samudra Indonesia.

Dan disebabkan tempatnya yang berada di atas ketinggian serta pemandangannya yang begitu memukau, maka saat ini kawasan Puncak Lawang dikembangkan sebagai lokasi Take Off Olah Raga Dirgantara Paralayang (Paragliding). Sambil melayang-layang bebas di udara dan menjelang mendarat di Bayur, tepian Danau Maninjau, dari udara kita dapat menikmati keindahan Danau Maninjau yang tiada duanya di dunia ini.

Bagi mereka yang menyukai tantangan dan lintas alam dapat berjalan kaki menuruni lereng menuju Danau Maninjau atau melintasi hutan lindung ke Objek Wisata Embun atau kembali ke hotel. Dan perjalan wisata kita kurang lengkap jika belum mencoba menikmati keindahan Danau Maninjau dari udara dengan Terbang Tandem mengunakan Paralayang bersama penerbang-penerbang lokal yang handal dan terlatih.

Tak jauh dari Puncak Lawang, anda juga bisa menikmati panorama yang indah dari Embun Pagi. Disini, sesuai dengan namanya, suasananya selalu bagaikan kita berada di pagi hari. Sejuk dan nyaman. Objek wisata Embun Pagi, terletak tidak seberapa jauh dari objek wisata danau Maninjau dan juga berada pada ketinggian sekitar ± 1.000 M dari permukaan laut, dan memberikan kebebasan pada Anda untuk melayangkan pandangan menikmati keindahan alam sekitarnya.

Dari Embun pagi ini, bila anda turun menuju Danau Maninjau dengan kendaraan pribadi atau bus umum, maka anda akan melewati kawasan Kelok Ampek Puluah Ampek. Menjelang sampai di bawah, anda akan menjumpai aneka macam souvenir seperti topi dari anyaman pandan, tas kampia, koleksi kalung, gelang dari tulang serta tanaman menjalar buah labu yang berkhasiat obat sekaligus dapat dijadikan penganan.

Kawasan ini diberi nama Kelok Ampek Puluah Ampek, dalam bahasa Indonesianya tikungan 44, karena memang menjelang kita sampai di Danau Maninjau, kita akan melalui tikungan tajam sebanyak 44 kali. Pada tiap tikungan yang tajam itu, selalu diberi tanda sudah berapa tikungan yang kita lewati, dan semua tikungan itu berjumlah 44 buah.

Begitu anda sampai di bawah, maka anda akan disambut sebuah simpang tiga. Bila belok ke kiri, maka anda bisa pergi berkunjung ke rumah kelahiran Buya Hamka di Sungai Batang, tepatnya di Kampung Muaro Pauh. Di sebuah rumah sederhana 1908 atau 1325 Hijriah itulah Hamka dilahirkan. Sekarang bangunan bersejarah itu telah ditempatkan sebagai museum rumah kelahiran Buya Hamka. Bila belok ke kanan, anda bisa menuju Lubuk Basung, ibukota kabupaten Agam.

Selain tempat-tempat wisata di atas, tak lengkap rasanya jika anda tidak mengunjungi sebuah kolam yang memiliki air dengan tiga rasa ini, yaitu manis, asam dan pahit. Tempat wisata ini dikenal dengan nama Air Tigo Raso. Kolam air Tigo Raso yang terletak di Kota Malintang ini, diyakini oleh masyarakat setempat memiliki kekuatan gaib. Masyarakat mempercayai bahwa airnya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit. Dan yang utama, air ini diyakini bisa membuat Anda awet muda. Bila anda mempunyai keinginan untuk tetap awet muda, tidak ada salahnya untuk mencoba.

Tuesday, October 5, 2010

Ambarawa, Jateng; Negeri Khayalan Candi Gedong Songo

Ambarawa sebuah kota kecil yang terletak di jalur lintasan antara kota Bawen dan Muntilan di Jawa Tengah. Mungkin, kota-kota kecil tersebut tak terlalu akrab bagi masyarakat yang tinggal di luar kota Semarang atau Yogyakarta. Kota Bawen memang kota kecil. Kota ini merupakan persimpangan jalur kendaraan dari Semarang menuju Salatiga atau Magelang. Nah, bila kita berkendaraan dari Semarang menuju Magelang, setelah Bawen kita akan melewati Ambarawa.

Sedikit cerita tentang kota berhawa sejuk ini. Ada legenda yang melatarinya, yakni legenda Rawapening. Rawa ini memang terbentang amat luasnya. Rawa inilah yang menjadi sebab mengapa kota ini bernama Ambarawa, yang artinya rawa yang luas (amba=luas; bhs. Jawa). Dan, sampai saat ini Rawapening tersebut pun masih ada.

Berkunjung ke Ambarawa, kita akan menemukan berbagai obyek wisata menarik. Di sana ada museum kereta api dengan koleksi kereta tuanya. Atau jika kita bergeser ke daerah wisata Bandungan, terletak kurang lebih 20 kilometer dari Ambarawa, kita bisa berkunjung ke lokawisata sejarah Candi Gedong Songo.

Untuk mencapai obyek wisata ini tidaklah sulit. Bila berangkat dari kota Semarang kita naik bus jurusan Yogyakarta. Begitupun sebaliknya, bila dari Yogyakarta pilihlah bus ke Semarang. Lalu, turun di kota Ambarawa. Demikian pula bila menggunakan kendaraan pribadi. Tempuhlah jalur Semarang-Yogyakarta.

Sesampainya di Ambarawa kita bisa langsung menuju ke Bandungan. Untuk yang berkendaraan umum tak perlu khawatir. Banyak angkutan pedesaan yang siap mengantar pelancong ke lokawisata tersebut. Mintalah turun di pertigaan Poli (toko Pauline). Di sini telah berjejer angkutan pedesaan tersebut. Namun, angkutan umum itu tak langsung membawa pelancong ke lokasi candi. Kita turun di pertigaan Gedong Songo. Kemudian perjalanan ditempuh dengan menggunakan ojek hingga tujuan.

Menjejakkan kaki di pelataran candi anganpun bisa melayang ke sebuah negeri khayalan. Bagaimana tidak? Kabut putih akan segera menyergap kita, meskipun kita masih berada di kaki candi. Belum lagi udara dingin yang menggigilkan sumsum. Kemudian, memandang ke atas akan terlihat gugusan sembilan candi yang berdiri megah berpencar.

Candi ini memang dibangun berpencar dan tersusun di atas bukit. Satu bangunan candi berdiri di atas lahan sendiri seluas sekitar 150 X 30 meter persegi. Bangunan candi berurutan. Candi pertama menempati lokasi paling bawah, kemudian berurutan naik dengan jarak bervariasi antara candi pertama, kedua dan seterusnya.

Letak candi tidak berdiri berurutan seperti anak tangga. Antara bangunan yang satu dengan yang lain terkadang berada dalam arah yang berbeda. Tapi, yang pasti, urutannya selalu naik ke atas. Otomatis, kita akan berjalan melingkar-lingkar jika hendak mencapai bangunan candi berikut. Sekadar saran, bila anda ingin mendaki menikmati keindahan sembilan candi ini baiknya anda mengambil jalan ke kiri setelah melewati gerbang lokawisata. Memang tak ada aturan untuk itu. Namun, dengan demikian pendakian menuju candi berikut akan terus berurutan.

Semakin tinggi kita mendaki matapun takkan lelah memandang. Di kanan-kiri jalan setapak, yang mulus diberi paving block, terlihat pemandangan alam yang indah. Pepohonan pinus terlihat menjulang di kejauhan dengan pucuknya yang seolah hendak menusuk awan-gemawan. Makin ke atas udara makin dingin namun sangat menyegarkan. Kabutpun terus melingkar-lingkar di sekitar kita.

Menapaki bangunan candi dari urutan pertama hingga sembilan memberi kesan tersendiri di hati. Jalan yang mendaki berkelok, bangunan candi yang kokoh berdiri di ketinggian, udara yang sejuk, kabut tipis yang selalu melayang memberi kenangan eksotis yang tak terlupakan.

Candi ini dinamakan Gedong Songo karena memang terdiri dari sembilan bangunan candi. Dalam bahasa Jawa, Gedong berarti bangunan dan Songo artinya sembilan. Dan, sesuai dengan urutannya candi ke sembilan berdiri anggun di puncak bukit.

Konon bangunan candi yang ke sembilan ini melambangkan perjalanan akhir manusia mencapai kesempurnaannya. Bentuk bangunan candi bercirikan bangunan dari kerajaan Hindu Nusantara. Di mana setiap bangunan memiliki ruangan untuk tempat pemujaan.

Selain bangunan candi, ada obyek lain yang ditawarkan lokawista ini, yakni sumber air panas belerang. Menjelang puncak bukit terdapat beberapa titik sumber air panas yang berbentuk kolam-kolam kecil. Pengunjung bisa istirahat di sini, sambil menikmati pemandangan sekitarnya yang hijau dan dingin basah.

Keberadaan lokawisata candi Gedong Songo memang sudah tak asing lagi bagi para pelancong. Saat musim liburan lokawisata ini akan ramai dikunjungi. Pelancong tak hanya datang dari kota-kota sekitar lokawista, tapi juga dari kota lain seperti Semarang, Solo, Yogyakarta bahkan Jakarta.

Thursday, September 23, 2010

TANAH LOT – BALI

Terletak di desa Beraban atau 13 km sebelah barat Tabanan, Pura Tanah Lot hampir selalu ditawarkan oleh setiap pemandu wisata di Bali untuk dikunjungi. Tempat yang asik tuk memotret sunset ini (sambil duduk2 dan minum kelapa muda) memiliki keunikan antara lain lokasi pura yang berada diatas bukit batu besar pinggir laut. pada saat air surut dan tingginya tidak lebih dari selutut, kita masih bs nyebrang menuju tempat itu.
Image Hosted by ImageShack.us
Menurut sebuah sumber tersebutlah legenda dari kisah perjalanan pendeta asal Jawa Timur bernama Dang Hyang Nirartha yang tengah menuju ke timur untuk menyebarkan ajaran Hindu. Sampai pada suatu saat, Dang Hyang Nirartha tiba di salah satu pantai dengan pulau kecil ditengah lautnya dengan tanah parangan dan bebatuan keras di bawahnya. di tempat itulah sang pendeta beristirahat dan tak lama kemudian datang para nelayan membawa sesembahan untuknya. kemudian di tempat itu Dang Hyang Nirartha menyampaikan ajaran agamanya dan menyarankan masyarakat sekitar tuk membangun tempat suci di pulau tempatnya menginap. Sepeninggal sang pendeta, masyarakat membangun tempat suci di atas pulau dengan nama Pura Luhur Tanah Lot yang artiya tanah di tengah laut.
Image Hosted by ImageShack.us

Ternyata tidak semua orang boleh masuk ke dalam pura tsb. para wisatawan hanya diperbolehkan melongok dari bawah pura. hanya orang2 tertentu yang hendak bersembahyang atau melakukan kegiatan keagamaan yang diperkenankan masuk ke dalam pura. Terkait dengan konsep triangga (penggambaran tubuh manusia dari kepala, badan hingga kaki), pura ini menjadi terkait dengan 2 tempat suci lainnya di Tabanan, yaitu Pura Luhur Batukaru (hulu) dan Pura Puser Tasik (madya) serta Pura Tanah Lot sebagai hilirnya. Pura hulu dan hilir ini pun digambarkan sebagai simbolisasi lingga dan yoni, Pura Luhur Batukaru sebagai lingga (purusa)dan Pura Tanah Lot sebagai yoni (segara). perpaduannya menjadi sumber kehidupan yang mensejahterakan manusia disekitarnya.
Image Hosted by ImageShack.us
Di sebelah utara pura, tepatnya di dalam gua bawah tebing, terdapat ular yang dikeramatkan. ular pipih beracun berwarna hitam kuning ini dipercaya sebagai selendang Dang Hyang Nirartha yang terlepas saat sedang bertapa dan hingga kini menjadi penjaga pura. di tempat ini pula terdapat sumber air tawar bernama Tirta Pabersihan (biasa digunakan sebagai sarana memohon kesucian).

Saturday, August 28, 2010

Pantai Nusa Dua

Kuta Information
Located in the neck of the Peninsula next to Jimbaran, Kuta is noted for being the bustling tourism heart of Bali. With its very high concentration of beachside resorts, restaurants, bars, markets and shops combined with its long sandy beach and warm waters, Kuta is a popular destination for visitors from all over the world. There are a stunning array of markets and stalls in Kuta with almost any sort of local produce available ranging from T-shirts and clothes, leather goods, woodwork and electronics to food and other refreshments. There is wide range of accommodation options from luxury resorts to backpacker type bungalows.

Kuta was originally a fishing village and was the first part of Bali that was commercialised for tourists. This sprawling area has joined up with neighboring town of Legian to the north which is a quieter area popular with expats as a place to live.
Nusa Dua di Bali merupakan tempat paling ekslusif. Disebut ekslusif karena di area ini terdapat semua hal yang dibutuhkan oleh sebuah tempat wisata, seperti pantai lengkap dengan olahraga airnya, restoran dengan menu yang lengkap dan bervariasi dan tidak ketinggalan tempat menginap atau hotel yang sangat nyaman.
Khusus untuk pantainya, pengunjung bisa menikmati paronama terbaik di Nusa Dua dengan berjalan-jalan di pantai yang menjadi bagian dari area ini. Pantai Nusa Dua sepanjang kurang lebih 5 km, dan merupakan halaman belakang dari hotel-hotel kelas dunia seperti Melia Bali Villas Spa Resort, Inna Putri Bali, Novotel Nusa Dua, dsb.
Disepanjang pantai ini, pengunjung bisa menyaksikan 2 pemandangan sekaligus yang sangat cantik. Satu sisi merupakan pemandangan lepas pantai dan garis laut yang sangat indah, satu sisi lainnya pemandangan hotel-hotel megah yang berdiri berderet disepanjang pantai. Untuk bisa menginap disalah satu hotel yang ada diarea ini, setidaknya siapkan budget lebih untuk mewujudkannya.
Disana sepanjang pantai oleh pihak pengelola sudah dibangun semacam jalan kecil bagi para pejalan kaki untuk melewatinya. Ini untuk memudahkan para pengunjung pantai menyusuri pantai. Namun sepertinya pengunjung tidak sebebas seperti yang diinginkan, karena beberapa pihak hotel tidak suka ada pengunjung diluar tamu mereka yang berkeliaran disekitar kawasan pantai mereka.

Hotel Bali Rich Luxury Villas

Bali Rich Luxury Villas

Terletak di kawasan wisata Seminyak, Bali Rich Luxury Villas menawarkan akomodasi bergaya vila dengan akses internet Wi-Fi gratis dan fasilitas termasuk kolam renang udara terbuka (outdoor).
Bali Rich Luxury Villas terletak 500 meter dari daerah perbelanjaan dan 5 menit berkendara ke berbagai macam restoran. Bandar Udara Internasional Ngurah Rai berlokasi hanya 15-menit perjalanan dengan mobil.
http://k.bstatic.com/images/hotel/max300/198/1988988.jpgVilla di Bali Rich dikelilingi oleh taman tropis, sembari menampilkan perabotan kontemporer dengan sentuhan Bali yang halus. Masing-masing vila dengan penyejuk ruangan (AC) memiliki balkon, TV layar datar dengan saluran satelit, DVD player dan dapur.
Frangipani Spa menyediakan berbagai macam perawatan tubuh dan wajah di kamar pribadi untuk relaksasi yang menyeluruh.
Sebuah restoran di tepi kolam renang melayani menu yang mencakup masakan Thailand serta hidangan internasional dan lokal favorit.

Friday, June 25, 2010

Tips Liburan

Liburan sekolah sudah 2 minggu, bagi yang berencana liburan ke daerah atau kemana saja, perlu diperhatikan beberapa tips dibawah ini:
  1. Kenali tempat tujuan wisata anda dengan mencari informasi tentang daerah itu, kondisi geografis, obyek wisata yang ingin dikunjugi, temperatur, dll
  2. Rencanakan liburan anda, bikin daftar hal-hal atau objek yang akan dikunjungi/dilakukan dan disiplin dengan daftar program yang telah anda buat dan sepakati, menghindari waktu terbuang percuma karena setelah sampai didaerah tujuan bingung menentukan daerah mana yang akan dikunjungi dst,
  3. Bawalah obat-obatan yang biasa kita konsumsi apabila ada, atau perlengkapan pertolongan pertama pada kecelakaan, macam obat antiseptik, alkohol, kapas, balsem penghangat, dll.
  4. Apabila daerah tujuan cukup panas, lengkapi diri dengan kacamata hitam untuk melindungi mata dan cairan penahan tabir surya (sun-block) untuk melindungi kulit dari efek negatif sinar matahari.
  5. Banyaklah minum air, supaya tidak terkena dehidrasi (kondisi kekurangan cairan tubuh). Pastikan air yang kita minum sudah steril, atau minimal mendidih. Apabila ragu, pilihlah air dalam kemasan, macam air mineral atau teh.
  6. Bersihkan badan, minimal sehari sekali, terutama apabila kita sering berkeringat, berenang di air yang tidak terjamin kebersihannya atau memakai kamar mandi bersama.
  7. Daerah tropis selalu dihuni nyamuk. Jadi bawalah selalu obat anti nyamuk yang dapat dioleskan ke kulit.
  8. Pilihlah tempat makanan yang sudah terjamin kebersihan makanannya. Usahakan makanan tersebut baru dimasak pada saat kita pesan, bukan makanan kemarin yang dihangatkan kembali.
  9. Bawah lah cukup ‘dana Segar’ baik uang plastik, cash, ….etc (ini yang paling penting boz).(Dirangkum dariberbagai sumber)

Tuesday, June 22, 2010

Bali Travel Guide - Indonesia

Bali Travel Guide - Indonesia

Bali is one of the most popular tourist destinations of the 17,000 islands that make up Indonesia.
Denpasar Intenational airport is convenienly located just a short cab ride to most destinations around Bali. Garuda Airlines has daily flights departing Perth, Sydney, Melbourne, Brisbane and Adelaide, all flying to Denpasar International Airport in Bali. Low cost carriers such as Pacific Blue and Jetstar International fly direct from most Australian capital cities.
Book cheap flights to Bali with Webjet. Compare Airlines and Save

Best Time to Visit Bali

Bali is a popular family destination year round, especially between July and August, Christmas and New Year's and during school holidays when most visitors travel to Bali. Outside these peak times, Bali is surprisingly quiet. For great accommodation discounts and cheap flights it's advisable to travel to Bali outside of peak season.
Temperature in Bali is 30-35°C year round. It is always warm, humid and tropical. The dry season is usually between April and October. During November and March travellers to Bali will experience the most rain.

Kuta - Bali's most visited destination

Kuta is located just a short drive from the international airport and is a known popular toursit centre of nightlife and bargain shopping in Bali. Restaurants line the streets of Kuta, as well as the beachfront where visitors awe at the spectacular sunsets, on show year round. Kuta offers many options in hotel accommodation and food, ranging from super cheap to ultra luxurious. There is something for everyone in Kuta.

Seminyak

Located just north of Kuta, Seminyak is one of Bali's more relaxed, upscale areas. Seminyak is filled with beachside resorts, villas, fine dining restaurants and funky bars. Much of Bali's nightlife has moved into this area, making Seminyak the place to be seen. You can also find some great stores, stocking designer home-wares, clothes, furniture and other good quality Balinese items

Ubud - Culture, comfort, nature and inspiration


Ubud is a must see destination, especially for first time visitors to Bali. The monkey forest in Ubud is a fun attraction for families. Get up and close with the monkeys as they go about their daily life. Ubud's unique natural surroundings, including the mountains, volcanos, scenic rice fields and small villages are just a few of the things that attract people to Bali. Visitors can also enjoy the local art and craft communities, ancient temples, palaces and rivers.

Sanur - Sensational sunrises and white sandy beaches

Sanur beach is easily accessed just 5 to 10 minute drive from Denpasar City. Located on the south eastern side of Bali, Sanur is the perfect place to watch the sun rise, while you enjoy a relaxed morning on the peaceful sandy white beach. Though it is one of the first resorts to be developed in Bali, Sanur maintains its traditions and heritage. Ancient temples remain a strong part of Balinese culture and history.There is a fine example of a traditional balinese temple located within a short walking distance from Sanur beach.


Nusa Dua - Luxurious hotels and crystal clear waters

Nusa Dua of Bali is where you will find some of the most luxurious hotels and accommodation options in the world. The crystal clear water and stretches of white sandy beach makes Nusa Dua an ideal holiday destination for travellers looking to be pampered and take time out to relax.
Denpasar international airport in Bali is located just 25 minutes drive from Nusa Dua which is located 40km soth of Bali's capital city Denpasar.

Thursday, June 17, 2010

Kastil Heidelberg, Jerman; Bangkitkan Imajinasi Fantasi

Berkunjung ke Jerman serasa belum lengkap sebelum mengunjungi dan melihat keindahan Kastil Heidelberg. Istana megah ini merupakan simbol sejarah negara tersebut, terletak di Lembah Neckar. Karenanya jangan heran jika bangunan bersejarah itu senantiasa menjadi sumber inspirasi para penulis skenario, atau pembuat film, serta penulis cerita. Terinspirasi dari bangunan kuno, munculah film-film besar atau artikel menarik tentang latar belakangnya, bahkan roman percintaan dengan mengambil setting kastil itu.
Ya, siapa pun orangnya, ketika memasuki kompleks, rasa takjub langsung hinggap di perasaan kita. Berdiri megah, di tengah rimbunan pepohonan yang tertata apik, dalam benak teringat pada film-film Harry Potter, dengan latar belakang kastil-kastil fantasi. Bangunan kastil dan gereja khas yang bisa ditemui hampir di setiap negara daratan Eropa itu, sering membuat kagum orang yang melihatnya.
Pemerintah di Eropa tampaknya sangat menghargai monumen-menumen sejarah yang ada. Terbukti tidak hanya di Jerman, hampir di semua negara di Eropa, bengunan kastil dan gereja kuno, tetap dipertahankan keadaannya berdiri seperti semula, dan dijual sebagai aset wisata negara. Meski dibiarkan berdiri apa adanya, bukan berarti pemerintah tidak peduli. Perawatan dan kebersihan bangunan terus dilakukan, malahan dengan teknologi mutakhir. Semua demi mempertahankan bangunan dari kehancuran karena digerogoti usia. Berbeda barangkali dengan kebisaan yang ada di negara kita. Bangunan kuno dihancurkan dan kemudian muncul mal dan departemen store sebagai penggantinya.
Di bangunan bekas kastil Electors Palatine itu, ada beberapa yang terlihat hancur. Menurut beberapa sumber, hancurnya benteng sekaligus istana bernilai arsitektur tinggi itu, terjadi saat terjadi perang dengan Prancis. Dan pemerintah tetap membiarkan reruntuhan tersebut menjadi tontonan pengunjung. Sebagai bukti sejarah, bahwa di tempat itu pernah terjadi perang antar dua negara yang dipimpin oleh raja. Berdirinya kastil ditetapkan pula sebagai hari jadi kota Heidelberg. Dokumen kota itu ditemukan kali pertama pada 1196 dan tahun 1225 dikenal dengan nama Heidelberg.
Meski banyak yang hancur, namun beberapa diantaranya masih berdiri dengan megahnya. Dan sampai saat ini, bangunan kastil yang tersisa masih dipertahankan. Bangunan yang hancur sengaja dibiarkan, sebagai bukti sejarah, bahwa di tempat itu pernah terjadi perang dan pengambilalihan kekuasaan. Padahal jika pemerintah Jerman mau, membangun kembali kastil yang hancur agar bisa berdiri seperti sedia kala, atau berubah bentuk bisa saja dilakukan. Tetapi demi sejarah, pemerintah menganggap, pembangunan kembali bangunan yang hancur dirasa tidak perlu .
Kastil Heidelberg adalah satu dari banyak tempat wisata di Jerman yang paling dikenal. Dalam setahun tak kurang dua juta turis mengunjungi tempat itu. Heidelberg masuk dalam wilayah Baden Wuerttemberg. Untuk mencapai Kastil Heidelberg, Anda harus melewati 303 tangga. Karena udara yang sejuk, ketika melalui jumlah ratusan itu bisa tidak terasa berat.
Selain kastil, kota ini dikenal pula sebagai penghasil mesin cetak berkualitas tinggi. Hampir tidap tahun, para praktisi cetak berkumpul di kota ini untuk menyaksikan pameran mutakhir mesin cetak. Pengikutnya tidak hanya datang dari Jerman saja, namun dari negara-negara penghasil mesin tersebut.
Setelah turun dari kastil, tak sempurna jika tidak menyempatkan diri mampir ke jembatan tua dekat Bismarckplatz. Dari jembatan yang berada di bawah, Kastil terlihat elegan. Kota wisata lain di Jerman yang menawarkan pesona "kekunoan" adalah Leipzig. Ketika Jerman Timur masih berbeda pemerintahannya, kota ini termasuk yang paling diandalkan sebagai pusat wisata.
Terletak di sisi sungai Auer, Leipzig adalah salah satu kota yang paling indah di Jerman. Kota ini selamat dari penghancuran pada Perang Dunia I. Setelah tembok Berlin runtuh, Leipzig menjadi kota sejarah kebudayaan paling menarik dan menjadi tempat yang banyak dikunjungi wisatawan. Johann Wolfgang Goethe, pujangga besar Jerman, menyebut Leipzig sebagai "Little Paris". Ini tidak lepas dari keindahan kotanya yang hampir sama dengan kota Paris.
Berkunjung ke "Little Paris" berarti wajib mendatangi Gereja Nikolaikirche (St Nikholas). Gereja tertua dan terbesar di Leipzig. Bangunan ini makin mendunia sejak tahun 1989, ketika digunakan sebagai tempat dimulainya "Revolusi Perdamaian", antara Jerman Barat dan Timur.
Tempat wisata lain yang menjadi kebanggaan kota berpenduduk 500.000 jiwa ini adalah Kebun Binatang Leipzig, Monumen Perang Antarnegara, St Thomas (museum Johann Sebastian Bach), Museum Sejarah Kota, Gedung Konser Gewandhaus, Opera, Danau Cospuden, Madlerpassage (pusat perbelanjaan terbesar), Leipzig Trade Fair, Constitutional Court, Clara-Zetkin Park, Karl-Heine Canal/Kota Air dan Belantis. Berbagai julukan juga disandang Leipzig, yakni kota olahraga, pusat seni dan kebudayaan serta pusat kekuatan ekonomi di bagian Jerman Tengah.

Tuesday, May 25, 2010

MONUMEN PUPUTAN

Monumen Puputan Bali

Monumen Puputan Klungkung

Puputan berarti perang habis-habisan atau perang sampai tetes darah terakhir.Monumen Puputan dibangun berdasarkan semangat putra-putri terbaik kerajaan Klungkung dimana di tempat ini pernah terjadi peristiwa bersejarah perang habis-habisan melawan penjajah Belanda.Monumen setinggi 28 meter ini terletak di tengah-tengah Semarapura dan berdekatan dengan Kertha Gosa,dibangun pada areal seluas 123 meter persegi dan diresmikan pada tanggal 28 April 1992 oleh Bapak Menteri Dalam Negeri.
Monumen Puputan
◆Access Dari Nusa Dua dengan mobil kurang lebih 1jam 30menit
◆The time required 15min~30min
◆Buka 7:30~17:00
◆Tiket masuk Termasuk tiket masuk Kerta Gosa (Istana Semarapura)
◆Highlight around here Kertha Gosa│Taman Ujung │Pura Goa Lawah
◆Peta Lokasi Bangli・ Karangasem
◆Tour-tour Utama         

Monumen Puputan1 Monumen Puputan2
Monumen Puputan terletak di Semarapura Bali timur Monumen yang terletak di sebelah utara Kertagosa

Monumen Puputan3 Monumen Puputan4
Dikelilingi taman Di dalam ruangan dipamerkan situasi pada tahun 1900-an

Monumen Puputan5 Monumen Puputan6
Dipamerkan secara berurutan Situasi pada zaman kerajaan Klungkung

Monumen Puputan7 Foto monumen Puputan
Patung keluarga raja Terletak di tengah-tengah Semarapura

PURA ULUN DANU BRATAN

Pura Ulundanu Beratan
Pura Ulun Danu terletak kira-kira 60 kilometer dari kota Denpasar tepatnya di daerah Bedugul yang mempunyai hawa sejuk dengan pemandangan pegunungan dan danau yang indah,Pura Ulun Danu berada di lokasi danau tersebut.Pura ini didirikan oleh raja Mengwi pada tahun 1633 untuk memuja Dewi Danu atau dewi air.Setahun sekali pada saat musim hujan air danau pasang dan menggenangi hingga ke bagian dalam pura.        

Pura Ulun Danu Bratan
◆Access Dari Nusa Dua dengan mobil kurang lebih 2 jam
◆The time required 15min~30min
◆Buka 8:00-18:00(Tutup lebih cepat jika berkabut)
◆Tiket masuk Rp10,000
◆Highlight around here Kebun Raya Bedugul│Air Terjun Gitgit
◆Peta Lokasi Surrounding of Bedugul・Lovina
◆Tour-tour Utama Bali Master Wisata Danau (3 Danau di Bedugul & 1 Danau di Kintamani )      




Pura Ulundanu Beratan2 Pura Ulundanu Beratan4
   

Pura Ulundanu Beratan1 Pura Ulundanu Beratan3
   

Pura Ulundanu Beratan5 Foto Ulundanu Beratan
   

PURA BESAKIH

pura Besakih
Pura Besakih merupakan pura utama di Bali.Pura ini terletak di Desa Besakih,Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem sebelah barat daya Gunung Agung, dan berada pada ketinggian 900m diatas permukaan laut,kurang lebih 62 km dari Kota Denpasar.Sebuah cerita kuno menyebutkan bahwa Pura Besakih diba- ngun sekitar abad ke-11oleh Rsi Markandya dan para pengikutnya.Pura Besakih merupakan pusat kegiatan persembahyangan dari seluruh Pura yang ada di Bali.Komplek Pura ini terdiri dari 1 pura utama dan 18 Pura lainnya,dan Pura Penataran Agung adalah pura yang terbesar,memiliki upakara dan bangunan-bangunan pelinggih terbanyak serta merupakan pusat dari semua pura yang ada di komplek Pura Besakih,di pura ini terdapat 3 arca utama Tri Murti Brahma,Wisnu dan Shiwa sebagai lambang Dewa Pencipta,Dewa Pemelihara dan Dewa Pelebur.Pura Besakih yang menawarkan atmosfir religius dibangun berdasarkan pada empat arah.

Pura Besakih
◆Access Dari Bali bagian selatan dengan mobil kurang lebih 2 jam 30 menit
◆The time required 15min~30min
◆Buka Pagi~sore
◆Tiket masuk Rp 10,000
◆Highlight around here Tirta Gangga │Puri Agung Karangasem
◆Peta Lokasi Surrounding of Kintamani・Gunung Agung
◆Tour-tour Utama Bali Master 6 Pura Terbesar

Pura Besakih1 Pura Besakih2



Pura Besakih3 Pura Besakih4



Pura Besakih5 Foto pura Besakih